Перейти к содержимому

SEJARAH SUKSES ROKOK DI INDONESIA, 3 PEMAIN BESAR

Bagaimana Jika?

0:00 / 0:00

SEJARAH SUKSES ROKOK DI INDONESIA, 3 PEMAIN BESAR

545 просмотров · 2 недели назад
Bagaimana Jika?
121 подписчик
545 просмотров · 2 недели назад
Pada 1913, seorang pedagang batik dari Kudus mendirikan pabrik rokok kecil bernama Bal Tiga. Seratus tahun kemudian, industri yang ia mulai dengan tangan kosong itu bernilai lebih dari Rp 232 triliun, mempekerjakan 6 juta orang, dan dikuasai dua perusahaan asing. Ini bukan kisah sukses. Ini kisah bagaimana sebuah industri tumbuh lebih besar dari negara yang menciptakannya. Video ini menelusuri: Bagaimana tiga keluarga membangun kerajaan kretek dari tangan pekerja linting Bagaimana Djarum mengubah uang rokok menjadi BCA senilai Rp 900 triliun Bagaimana Philip Morris membeli Sampoerna seharga Rp 18,6 triliun pada 2005 Mengapa negara tidak pernah benar-benar bisa menghentikan industri ini Museum Kretek di Kudus buka setiap hari. Pengunjungnya sepi. ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ SUMBER ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ BPS: https://www.bps.go.id Kemenkeu RI: https://www.kemenkeu.go.id Bursa Efek Indonesia: https://www.idx.co.id Forbes Indonesia: https://www.forbes.com Philip Morris International: https://www.pmi.com Historia.id | Tempo.co | Kompas.com ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ KONTEN INI BERSIFAT EDUKATIF DAN DOKUMENTER ━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━━ #IndustriKretek #SejarahIndonesia #UangDanKekuasaan #Djarum #GudangGaram #Sampoerna #BCA #KretekIndonesia #BisnisIndonesia #EkonomiIndonesia #SejarahBisnis #RokokIndonesia #KudusKotaKretek #PhilipMorris #CukaiRokok #DokumenterIndonesia #KonglomeratIndonesia #dokumenter #sejarah #bisnis #fakta #edukasi