Перейти к содержимому

Cara Iran Bikin AS Loyo seusai 6 Bulan Perang: Rudal, Hormuz dan Siber Jadi Senjata Andalan Teheran

Tribun Video

0:00 / 0:00

Cara Iran Bikin AS Loyo seusai 6 Bulan Perang: Rudal, Hormuz dan Siber Jadi Senjata Andalan Teheran

8 964 просмотра · 7 часов назад
Tribun Video
737 тыс. подписчиков
8 964 просмотра · 7 часов назад
Baca Selengkapnya di https://video.tribunnews.com/view/962... Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Enam bulan perang berlalu, Iran justru dinilai semakin percaya diri menghadapi Amerika Serikat. Menurut penilaian intelijen AS yang dikutip Al Mayadeen pada Sabtu (5/9), Teheran belum menunjukkan tanda akan menghentikan konflik. Iran kini semakin memahami kekuatan sekaligus batas kemampuan militer AS usai berbulan-bulan menghadapi serangan. Kondisi itu membuat Teheran diperkirakan siap memperpanjang perang selama berbulan-bulan ke depan. Iran juga disebut punya sejumlah pilihan untuk terus menekan Washington tanpa harus langsung melancarkan serangan besar. Salah satunya dengan menyerang pangkalan AS dan sekutunya menggunakan rudal di kawasan Timur Tengah. Teheran juga bisa meningkatkan tekanan terhadap kapal yang melintas di Selat Hormuz. Jalur vital ini menjadi salah satu kartu terkuat Iran karena gangguan di sana bisa mengguncang pasar energi. Bukan hanya serangan militer, operasi siber Iran juga mulai menjadi perhatian serius pejabat AS. Kelompok peretas yang dikaitkan dengan Iran bahkan dituding menargetkan lebih dari seratus sistem air di AS. Serangan semacam itu dinilai bisa menimbulkan gangguan sekaligus menekan psikologis masyarakat AS. Kepercayaan diri Iran juga didukung oleh persediaan rudal dan drone yang masih tersisa setelah enam bulan perang. Teheran dinilai semakin memahami bagaimana Hormuz bisa digunakan untuk menekan Washington dan pasar global. Di sisi lain, kemampuan AS melancarkan serangan besar baru disebut semakin terbebani oleh berkurangnya persediaan amunisi. Iran juga diyakini melihat tekanan politik dan kenaikan harga energi di AS sebagai peluang memperpanjang konflik. Artinya, semakin lama perang berlangsung, semakin besar tekanan yang harus ditanggung pemerintahan Trump. Perang ini juga belum menunjukkan tanda akan segera berakhir. (Tribun-Video.com) Program: Tribun Video Update Host: Feba Fadhiliana Editor Video: Hadiyya Qurrata Uploader: Panji Anggoro Putro #viory #CaraIranBikinASLoyo #6BulanPerang #RudalIran #SelatHormuz #PerangSiber #SenjataAndalanTeheran #Teheran #Iran #AmerikaSerikat #KonflikTimurTengah #Geopolitik #BeritaMiliter