Перейти к содержимому

Kisah Duka Erik, Sewa Alat Berat demi Mencari Jasad Ibunya yang Tertimbun Longsor di Kabupaten Agam

Tribunnews

0:00 / 0:00

Kisah Duka Erik, Sewa Alat Berat demi Mencari Jasad Ibunya yang Tertimbun Longsor di Kabupaten Agam

1 363 просмотра · 9 месяцев назад
Tribunnews
15,7 млн подписчиков
1 363 просмотра · 9 месяцев назад
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Duka mendalam dirasakan seorang pria bernama Erik Andesra yang duduk di dekat sebuah makam di Jorong Subarang Aia, Nagari Salareh Aia Timur, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (4/12/2025) siang. Makam itu terlihat masih baru, berjejer dengan makam lainnya. Erik tampak tertekun dengan mata berlinang, menatap sebuah makam yang berada tepat di tengah deretan makam. Makam tersebut merupakan tempat jenazah ibu tercintanya dikuburkan, yang menjadi korban bencana banjir bandang pada Kamis (27/11/2025) sore. Sungai yang selama ini menjadi urat nadi peradaban, tempat para leluhur menitipkan sumber penghidupan, mendadak berubah menjadi petaka. Kedamaian yang telah berlangsung lama seketika runtuh saat dentuman maha dahsyat, diiringi gelombang maut dari hulu, datang tanpa aba-aba. Hari itu meninggalkan kenangan pahit dan mencekam bagi Erik. Ibunya yang bernama Ernita meninggal dunia setelah diterjang banjir bandang. Erik mengaku langsung bergegas menuju lokasi begitu mendengar kabar daerah tempat ibunya tinggal diterjang banjir bandang. Namun setibanya di persimpangan jalan menuju rumah sang ibu, ia langsung disergap pemandangan yang membuat lututnya lemas. Air berlumpur menggenangi wilayah itu, sementara bongkahan batu besar memenuhi aliran sungai. Rumah yang selama ini menjadi tempat ibunya tinggal mendadak tak lagi terlihat, hanya menyisakan puing-puing kenangan. Tubuh Erik terasa lemas, namun ia masih berharap sang ibu selamat. Ia langsung berupaya mencari informasi mengenai keberadaan ibunya yang dinyatakan hilang saat bencana terjadi. Erik mencoba menembus lumpur yang dalam untuk mencari sang ibu. “Ketika ada jenazah yang ditemukan, saya langsung mengeceknya apakah itu ibu saya atau bukan. Kurang lebih ada enam kantong jenazah yang saya periksa, namun ibu saya belum ditemukan,” katanya. Hari demi hari, Erik menyisir puing rumah yang telah berubah menjadi timbunan lumpur dan kayu. Namun pencarian dengan tangan kosong tidak membuahkan hasil. Ia memiliki firasat bahwa ibunya masih tertimbun di bekas rumah yang telah hanyut. Bantuan alat berat pun tak kunjung datang. Situasi itu membuat Erik terpaksa menyewa alat berat dengan biaya pribadi. “Kami sekeluarga iuran mengumpulkan uang untuk membayar alat berat supaya proses pencarian lebih cepat,” ucapnya. Proses penggalian menggunakan alat berat dimulai pada Sabtu (29/11/2025) malam, namun karena kondisi cuaca yang buruk, pencarian dilanjutkan keesokan harinya. Beberapa waktu kemudian, pencarian yang melelahkan itu akhirnya menemukan titik akhir. Jasad sang ibu ditemukan pada Minggu (30/11/2025), berhasil dikeluarkan dalam keadaan utuh tanpa ada kekurangan anggota tubuh akibat bencana. Ernita ditemukan dalam keadaan masih mengenakan mukena. “Mama meninggal dalam keadaan salat, mukenanya sudah dipenuhi lumpur,” ucap Erik lirih. Jenazah Ernita kemudian dibawa ke musala yang terletak sekitar satu kilometer dari lokasi pencarian untuk disalatkan, lalu dimakamkan di pemakaman keluarga. Peristiwa tersebut tak hanya merenggut nyawa Ernita, tetapi juga beberapa kerabat Erik lainnya. “Kadang saya merasa ini seperti mimpi. Kaget, tiba-tiba semuanya hancur. Kenangan bersama ibu masih sering terlintas jelas sampai sekarang,” katanya. Erik mengaku masih terus mengingat pesan ibunya untuk menjaga salat serta berbuat baik kepada sesama. “Mama orangnya baik, tidak pernah membeda-bedakan anak-anaknya. Saya berdoa semoga mama dan kerabat lainnya yang menjadi korban bencana ditempatkan di tempat terbaik di sisi-Nya,” tutup Erik. Artikel ini telah tayang di TribunPadang.com dengan judul Kisah Duka Erik Sewa Alat Berat Cari Jasad Ibunya Tertimbun Longsor Agam, Ditemukan Pakai Mukena, https://padang.tribunnews.com/sumater.... Program: Saksi Kata Sumber: Tribun Padang Editor: Faiz Fadhilah #saksikata #korbanbanjir #banjirsumatera