Romo Ca-fe Vs Bpk Gembala Protestan, bpk gembala asal ngomong puter-puter tidak jelas tidak menjawab
KEBENARAN MEMERDEKAKANMU
0:00 / 0:00
Romo Ca-fe Vs Bpk Gembala Protestan, bpk gembala asal ngomong puter-puter tidak jelas tidak menjawab
3 424 просмотра · 3 нед. назад
KEBENARAN MEMERDEKAKANMU
2,06 тыс. подписчиков
3 424 просмотра · 3 нед. назад
Dalam ajaran Gereja Katolik, tugas untuk mewartakan Injil (evangelisasi) memiliki dasar teologis dan urutan penerusan yang sangat jelas melalui tradisi suci.
Berikut adalah penjelasan mengenai siapa yang mengutus dan siapa yang meneruskan pewartaan tersebut:
1. Siapa yang Mengutus untuk Mewartakan?
Pihak yang mengutus secara utama adalah Yesus Kristus sendiri, yang bertindak atas nama Allah Bapa dengan kuasa Roh Kudus.
Kristus sebagai Utusan Bapa: Yesus adalah Misionaris Pertama. Ia diutus oleh Bapa ke dunia untuk membawa kabar baik keselamatan.
Mandat Agung (Utusan Kristus): Sebelum naik ke surga, Yesus memberikan perintah resmi kepada para Rasul-Nya untuk melanjutkan misi-Nya. Hal ini tertulis dalam Matius 28:19: "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus."
Peran Roh Kudus: Gereja tidak bergerak atas inisiatif manusia. Roh Kudus adalah agen utama evangelisasi yang dicurahkan pada hari Pentakosta, yang menggerakkan dan memberi keberanian kepada Gereja untuk pergi mewartakan.
2. Siapa yang Meneruskan Pewartaan Itu?
Pewartaan ini diteruskan secara berkesinambungan melalui dua jalur utama dalam Gereja:
A. Jalur Hierarki (Suksesi Apostolik)
Para Rasul: Mereka adalah kelompok pertama yang menerima mandat langsung dari Yesus dan menyebarkan Injil ke seluruh dunia.
Para Uskup (Penerus Para Rasul): Untuk memastikan Injil tetap terpelihara sampai akhir zaman, para Rasul menunjuk para penerus mereka. Melalui Sakramen Tahbisan, para Uskup menerima tugas otentik untuk memimpin, mengajar, dan menguduskan umat. Uskup Roma (Paus) memimpin kesatuan ini sebagai penerus Santo Petrus.
Para Imam dan Diakon: Mereka adalah pembantu para uskup yang ditugaskan di tingkat paroki atau komunitas lokal untuk mewartakan Firman Tuhan dan melayani sakramen.
B. Jalur Seluruh Umat Beriman (Kaum Awam)
Seluruh Umat Katolik: Lewat Sakramen Baptis dan Krisma, setiap orang Katolik (kaum awam) dipanggil dan diangkat menjadi imam, nabi, dan raja.
Artinya, tugas pewartaan bukan hanya milik Paus, Uskup, atau Romo, melainkan tanggung jawab setiap orang yang telah dibaptis. Kaum awam meneruskan pewartaan ini melalui kesaksian hidup sehari-hari di tempat kerja, keluarga, dan masyarakat.