Перейти к содержимому

Mentan Amran Bongkar Penyelewengan Beras Subsidi, 8 Pejabat Langsung Dicopot

Radar Banjarmasin

0:00 / 0:00

Mentan Amran Bongkar Penyelewengan Beras Subsidi, 8 Pejabat Langsung Dicopot

1 просмотр · 2 ч назад
Radar Banjarmasin
24,1 тыс. подписчиков
1 просмотр · 2 ч назад
Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengungkap dugaan penyelewengan 600 ton beras subsidi program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Beras yang seharusnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah diduga dibongkar kemasannya, kemudian dijual kembali sebagai beras premium dengan harga lebih tinggi. Beras SPHP yang seharusnya dijual sekitar Rp12.500 per kilogram diduga dipasarkan hingga Rp17.000 per kilogram. Temuan ini terungkap setelah Amran melakukan inspeksi mendadak di kawasan Matraman dan Pasar Induk Beras Cipinang, Jakarta, Rabu (28/10/2026). Dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis (29/10/2026), Amran mengumumkan pencopotan delapan pejabat Bulog dan Bapanas serta pemberian peringatan kepada dua pejabat lainnya. Sementara itu, sembilan pelaku dari pihak swasta telah diproses hukum dan satu orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. Amran geram karena beras bersubsidi yang seharusnya menjadi hak masyarakat kecil justru diduga dimanfaatkan untuk mencari keuntungan. Ia menegaskan pemerintah tidak akan memberikan toleransi terhadap praktik penyelewengan pangan dan meminta masyarakat ikut melaporkan dugaan penyalahgunaan beras SPHP. #MentanAmran #AndiAmranSulaiman #BerasSPHP #BerasOplosan #MafiaBeras #Bulog #Bapanas #SubsidiPangan #BeritaNasional #RadarBanjarmasin