Перейти к содержимому

🤣 FULL MBULET!! BLONTANG NGAKALI CAK BASMAN, SEPEDA SILIHAN MALAH DIDOL - WARUNG PEYOK Kartolo CS

Dagelan Jawa Archive

0:00 / 0:00

🤣 FULL MBULET!! BLONTANG NGAKALI CAK BASMAN, SEPEDA SILIHAN MALAH DIDOL - WARUNG PEYOK Kartolo CS

21 390 просмотров · 3 месяца назад
Dagelan Jawa Archive
9,86 тыс. подписчиков
21 390 просмотров · 3 месяца назад
Ludruk Jula-Juli dagelan Kartolo CS berjudul “WARUNG PEYOK” menghadirkan kekacauan paling lucu dan bikin ngakak! Bermula saat Cak Blontang meminjam sepeda milik Cak Basman, namun tanpa diduga Cak Blontang malah menjual sepeda tersebut demi keuntungan pribadi. Cak Basman pun murka besar karena merasa dikhianati! Cerita WARUNG PEYOK ini penuh adu mulut, salah paham, dan kelicikan khas Kartolo CS yang membuat suasana semakin ricuh. Tingkah polos Cak Blontang berpadu dengan emosi meledak-ledak Cak Basman menjadikan dagelan ludruk ini semakin seru ditonton sampai habis. Buat pecinta ludruk Jawa Timur dan dagelan Jula-Juli klasik, episode ini wajib masuk daftar tontonan karena dipenuhi humor segar, celetukan khas Suroboyoan, dan aksi kocak yang bikin nostalgia. 🔥 Saksikan sampai akhir karena endingnya bikin semua pemain kena batunya! 👉 LIKE 👍 KOMEN 💬 SUBSCRIBE 🔔 agar tidak ketinggalan ludruk Kartolo CS terbaru 2026. Selayang Pandang Cak Kartolo: *Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Cak Kartolo (lahir 2 Juli 1945) adalah pelawak, ludrukis, dan pemeran Indonesia. Ia merupakan anak dari pasangan Aliman dan Payamah. Ayahnya, Aliman, merupakan buruh pabrik tenun di kawasan Juwingan, Surabaya, Jawa Timur. Sedangkan ibunya, Payamah, merupakan ibu rumah tangga yang menyambi berdagang warung kelontong. Setelah lulus dari Sekolah Rakyat pada 1958, Kartolo tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, karena orang tuanya tidak mampu membiayai. Oleh karena itu, Kartolo pun belajar menabuh gambang dan melakukan tayuban. Tahun 1961, Kartolo tergabung ke dalam grup ludruk Margo Santoso, yang merupakan sebuah grup ludruk di desanya. Kemudian, ia juga bergabung ke dalam grup Ludruk Garuda yang bermarkas di Pandaan. Selanjutnya, Kartolo kembali berpindah ke grup ludruk lain, yakni Panca Tunggal. Pada tahun yang sama, ia hijrah ke Malang dan memilih menjadi seniman lepas yang tidak terikat pada grup ludruk mana pun. Pada tahun 1971, Kartolo bergabung ke dalam grup ludruk RRI Surabaya. Namun, pada 1974, ia keluar dari grup tersebut dan bergabung ke grup ludruk Persada Malang. Di tahun 1980, Kartolo mulai dikontrak oleh perusahaan rekaman Nirwana Record untuk merekam sebuah syair berjudul Jula Juli Guyonan, yang dilagukan ketika melakukan pementasan ludruk. Kartolo menikahi Kastini "Ning Tini" Kartolo. Mereka dikaruniai tiga orang anak yang diberi nama Agus Slamet, Gristianingsih, dan Dewi Triyanti. #WarungPeyok #KartoloCS #CakBasman #CakBlontang #LudrukJulaJuli #DagelanKartoloCS #LudrukNgakak #JulaJuliLucu #LudrukViral #KomediJawa