THAILAND SODORKAN 36 RANPUR KE RI !! PARA JENDRAL THAILAND KAGUMI PRABOWO SEBAGAI "IKON MILITER"
INDO MAGAZINES (INDOMAGZ)
0:00 / 0:00
THAILAND SODORKAN 36 RANPUR KE RI !! PARA JENDRAL THAILAND KAGUMI PRABOWO SEBAGAI "IKON MILITER"
63 598 просмотров · 3 недели назад
INDO MAGAZINES (INDOMAGZ)
1,04 млн подписчиков
63 598 просмотров · 3 недели назад
THAILAND SODORKAN 36 RANPUR KE RI !! PARA JENDRAL THAILAND KAGUMI PRABOWO SEBAGAI "IKON MILITER"
Thailand datang ke Indonesia membawa tawaran yang cukup menarik bagi pertahanan maritim Tanah Air. Pada Senin, 3 Agustus 2026, Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.
Kunjungan ini ternyata bukan sekadar agenda diplomatik biasa. Salah satu hal yang menarik perhatian adalah tawaran Thailand berupa *36 unit Amphibious Wheeled Armoured Vehicle (AWAV)* untuk Korps Marinir Indonesia.
Kendaraan yang ditawarkan adalah First Win AWAV 8x8, kendaraan lapis baja amfibi buatan Chaiseri, perusahaan pertahanan asal Thailand.
Kendaraan ini dirancang untuk bergerak di darat sekaligus melintasi air. Berdasarkan spesifikasi yang dicantumkan Chaiseri, First Win AWAV memiliki panjang sekitar 9,2 meter, lebar 3,1 meter, tinggi sekitar 3 meter, bobot kotor sekitar 25,7 ton, kecepatan maksimum sekitar 110 km/jam di jalan dan sekitar 13 km/jam di air, dengan jarak jelajah yang diklaim mencapai 800 kilometer.
AWAV ini dapat membawa hingga 14 personel, terdiri dari tiga awak dan sebelas pasukan. Perlindungannya mencakup ballistic protection STANAG 4569 Level 2 dan mine protection Level 3b.
Untuk persenjataan, First Win AWAV dapat menggunakan Guardian 1.5 Remote Weapon Station dengan senapan mesin berat 12,7 mm serta pelontar granat asap 76 mm.
Menariknya, kendaraan ini bukan sekadar prototipe. First Win AWAV telah digunakan oleh Royal Thai Marine Corps dalam operasi dan latihan mereka.
Namun, ada cerita lain yang tidak kalah menarik.
Dalam pertemuan dengan Presiden Prabowo, PM Anutin menyampaikan bahwa sebelum berangkat ke Indonesia, dirinya meminta pengarahan dari para pejabat senior militer Thailand. Menurut Anutin, para pejabat militer Thailand menyebut Prabowo sebagai “ikon militer” yang dikagumi oleh banyak jenderal muda Thailand.
Bahkan, sejumlah jenderal Thailand disebut ingin ikut dalam delegasi agar dapat bertemu langsung dengan Prabowo. Anutin juga membawa tanda atau medali kehormatan dari jajaran Angkatan Darat Thailand untuk diberikan kepada Presiden Prabowo.
Hubungan ini memiliki latar belakang personal. Prabowo diketahui memiliki pengalaman ketika masih aktif di pasukan khusus Indonesia dan pernah mengikuti latihan bersama pasukan khusus Thailand.
Kini, hubungan pertahanan Indonesia-Thailand berpotensi memasuki babak baru melalui peningkatan latihan bersama, pertukaran perwira, pendidikan militer, keamanan maritim, hingga kerja sama industri pertahanan.
Lalu, apakah tawaran 36 unit First Win AWAV ini benar-benar akan berujung pada pengadaan untuk Korps Marinir TNI AL?
Apakah Indonesia membutuhkan kendaraan amfibi seperti AWAV Thailand?
Dan mengapa Thailand begitu percaya diri menawarkan kendaraan tempur buatannya kepada Indonesia?
Simak pembahasannya sampai selesai.
Menurut kalian, apakah 36 AWAV Thailand cocok untuk memperkuat Korps Marinir TNI AL?
#Indonesia #Thailand #Prabowo #TNI #Marinir #AWAV #FirstWin