SETIA DAN BERANI MEMIKUL SALIB | Minggu Biasa XXII, 30 Agustus 2026
Renungan Mingguan Kapusin Pontianak
0:00 / 0:00
SETIA DAN BERANI MEMIKUL SALIB | Minggu Biasa XXII, 30 Agustus 2026
932 просмотра · 3 недели назад
Renungan Mingguan Kapusin Pontianak
3,3 тыс. подписчиков
932 просмотра · 3 недели назад
Kita sering menginginkan hidup yang penuh berkat tanpa perjuangan, keberhasilan tanpa pengorbanan, dan iman tanpa penderitaan. Seperti Petrus yang menolak gagasan Yesus harus menderita, kita pun kerap menginginkan Tuhan mengikuti rencana kita, bukan sebaliknya. Namun Yesus berkata tegas: "Seorang yang mau mengikuti Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya, dan mengikuti Aku." Salib bukan berarti mencari penderitaan, melainkan kesetiaan ketika melakukan yang benar membawa konsekuensi yang tidak mudah. Nabi Yeremia pun mengeluh kepada Tuhan, tetapi ada api dalam hatinya yang tidak bisa dipadamkan sehingga ia tetap setia. Paulus mengingatkan bahwa seluruh hidup kita, termasuk penderitaan dan pengorbanan, dapat menjadi persembahan yang berkenan kepada Allah. Sudahkah kita berani berkata: "Bukan kehendakku, melainkan kehendak-Mu yang terjadi"? Apakah kita mengejar banyak hal di dunia tanpa kehilangan Tuhan, kejujuran, dan kasih? Yuk, kita renungkan topik ini bersama P. Amandus Ambot, OFMCap.