AS-Iran Terjangkit Sindrom Saling Curiga, Negosiasi Selalu Buntu
Kompas.com
0:00 / 0:00
AS-Iran Terjangkit Sindrom Saling Curiga, Negosiasi Selalu Buntu
1 409 просмотров · 6 часов назад
Kompas.com
6,26 млн подписчиков
1 409 просмотров · 6 часов назад
Berikan apresiasi kamu di sini: https://apresiasi.kompas.com/special
Upaya perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran terus menemui jalan buntu meskipun kedua negara telah berulang kali mengajukan inisiatif negosiasi, termasuk Nota Kesepakatan Islamabad pada 18 Juni 2026 yang akhirnya gugur dalam hitungan hari. Analis politik Timur Tengah, Mahjoob Zweiri, menilai kebuntuan ini berakar dari sindrom luka sejarah yang mendalam, di mana AS menuntut Iran melangkah lebih dulu akibat trauma penyanderaan kedutaan 1979, sementara Iran menolak memberikan konsesi karena trauma penarikan sepihak AS dari perjanjian nuklir JCPOA.
Tabrakan aturan dan krisis kepercayaan ini membuat Washington mendesak pembukaan Selat Hormuz serta pembekuan pengayaan uranium terlebih dahulu, sedangkan Teheran menuntut pencabutan blokade laut AS sebelum ada jaminan yang pasti. Di tengah isi tuntutan yang sebenarnya sudah semakin menyempit, para pengamat menilai penyelesaian konflik ini tidak lagi cukup diselesaikan lewat rumus urutan langkah, melainkan membutuhkan pihak ketiga yang kredibel untuk menjamin pelaksanaan komitmen kedua belah pihak secara bersamaan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Elisabeth Putri Mulia
Music: Wireline Bulletin No 2 (AI)
#global #perang ##newsdaily ##cclab #Iran #AS #PerangIran #ASIRAN