FLS3N_TARI KREASI_RANCA PARIDUP_AURA MUSLIMAH_AVIA PERMATA D_SMAS KEMALA BAYANGKARI_KALIMANTAN BARAT
SMA Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya
0:00 / 0:00
FLS3N_TARI KREASI_RANCA PARIDUP_AURA MUSLIMAH_AVIA PERMATA D_SMAS KEMALA BAYANGKARI_KALIMANTAN BARAT
150 просмотров · 13 дн. назад
SMA Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya
188 подписчиков
150 просмотров · 13 дн. назад
“Ranca’ Paridup”
Dalam tradisi Dayak Kanayatn, berladang dilakukan secara tradisional dengan menggunakan alat tugal yang dalam bahasa Dayak Kanayatn disebut ranca’. Alat ini berfungsi untuk membuat lubang tanam sebelum benih dimasukkan. Ranca’ memiliki bentuk yang unik, dipahat berongga, dan menghasilkan bunyi yang selaras dengan hentakannya.
Bagi masyarakat Dayak Kanayatn, ranca’ bukan sekadar alat berladang. Ranca’ mencerminkan pengetahuan lokal tentang cara bercocok tanam tradisional serta memiliki makna budaya dan sosial yang kuat. Alat ini merupakan bagian dari warisan leluhur yang menjadi penanda identitas budaya dan diwariskan secara turun-temurun.
Ranca’ dapat dipahami sebagai simbol bagaimana tradisi tetap dijaga di tengah perubahan zaman. Merawat tradisi berarti menjaga ilmu leluhur agar tidak terputus serta menunjukkan penghormatan terhadap warisan budaya. Upaya ini juga penting untuk mempertahankan identitas budaya di tengah modernisasi pertanian dan perubahan gaya hidup. Dengan tetap mengenal dan menggunakan ranca’, generasi muda belajar bahwa identitas Dayak Kanayatn tidak boleh hilang oleh perkembangan zaman.
Penggunaan ranca’ dalam kegiatan adat maupun pendidikan budaya menjadi bentuk pelestarian sekaligus penghormatan terhadap warisan leluhur. Dalam menghadapi modernisasi, masyarakat dapat memanfaatkan alat-alat modern tanpa meninggalkan nilai-nilai yang terkandung dalam ranca’, seperti gotong royong, kerja keras, dan keharmonisan dengan alam. Dengan demikian, yang dijaga bukan hanya bendanya, tetapi juga filosofi yang menyertainya.
Ranca’ juga dapat diperkenalkan melalui sekolah, festival budaya, dan upacara adat agar generasi muda memahami sejarah serta makna tradisi Dayak Kanayatn. Ranca’ menunjukkan bahwa masyarakat dapat maju tanpa meninggalkan budayanya sendiri. Tradisi tidak harus hilang karena perubahan zaman, tetapi dapat beradaptasi dan tetap hidup di tengah perkembangan masyarakat.