Перейти к содержимому

KONGLOMERAT SINGAPURA DARI BUMI INDONESIA

Nas Creativy

0:00 / 0:00

KONGLOMERAT SINGAPURA DARI BUMI INDONESIA

163 282 просмотра · 11 часов назад
Nas Creativy
156 тыс. подписчиков
163 282 просмотра · 11 часов назад
Bayangkan seseorang mengeruk batu bara dari perut bumi Kalimantan hingga mengantongi kekayaan ratusan triliun rupiah, lalu menerima dana segar Rp26,1 triliun dari penjualan sahamnya, tetapi justru menyumbangkan triliunan rupiah untuk pendidikan di Singapura. Inilah paradoks besar di balik kerajaan bisnis PT Bayan Resources Tbk dan sang pendirinya, Low Tuck Kwong. Dari perpindahan paspor strategis tahun 1992 demi menguasai konsesi tambang, akrobat suksesi saham keluarga, hingga masuknya pusaran oligarki lokal di balik narasi "penyelamatan aset negara". Namun, di saat pundi-pundi rupiah berputar di lingkaran para elite dan luar negeri, rakyat Kalimantan dan Indonesia harus menanggung warisan tratu pahit yaitu ribuan lubang tambang beracun yang merenggut nyawa anak-anak, kerusakan ekologis permanen, serta ketimpangan fiskal pendidikan yang amat tajam. #LowTuckKwong #BayanResources #OligarkiIndonesia #TambangBatuBara #KekayaanAlam #HajiIsam #IsuLingkungan #KalimantanTimur #Investigasi #EkonomiIndonesia _________________________________________________________________________________ Sebuah musik yang luar biasa dari: Epidemic Sound Shadowfall - Miles ⁠Scandinavian Zen - Mandala Dreams ⁠Rise - Ballpoint ⁠Out Of Order - Aiyo ⁠On The Chase (Intrumental Version) - Witchitaw Slim ⁠In The News - Marten Moses ⁠Drift - Henry Miles ⁠Danger Sun - Max Anson Bahan Bacaan: https://docs.google.com/document/d/1d... __________________ Note; Penafian Hak Cipta di bawah bagian 107 dari Undang-Undang Hak Cipta 1976, tunjangan dibuat untuk "penggunaan yang adil" untuk tujuan seperti kritik, komentar, pelaporan berita, pengajaran, beasiswa, pendidikan dan penelitian. Penggunaan wajar adalah penggunaan yang diizinkan oleh undang-undang hak cipta yang mungkin melanggar. Copyright Disclaimer under section 107 of the Copyright Act of 1976, allowance is made for “fair use” for purposes such as criticism, comment, news reporting, teaching, scholarship, education and research. Fair use is a use permitted by copyright statute that might otherwise be infringing. Jika ada sesuatu yang menarik dibahas, kirimkan ide-ide Anda ke; darkhistorynas@gmail.com