Перейти к содержимому

WAHH !! INDIA DISEBUT MULAI MEMANTAU KEBERADAAN KAPAL INDUK RI, ADA APA !?? APAKAH DIANGGAP RIVAL??

INDO MAGAZINES (INDOMAGZ)

0:00 / 0:00

WAHH !! INDIA DISEBUT MULAI MEMANTAU KEBERADAAN KAPAL INDUK RI, ADA APA !?? APAKAH DIANGGAP RIVAL??

79 552 просмотра · 2 недели назад
INDO MAGAZINES (INDOMAGZ)
1,04 млн подписчиков
79 552 просмотра · 2 недели назад
WAHH !! INDIA DISEBUT MULAI MEMANTAU KEBERADAAN KAPAL INDUK RI, ADA APA !?? APAKAH DIANGGAP RIVAL?? Nah jadi baru baru ini dikabarkan bahwa India mulai memperhatikan / memantau kapal induk Indonesia, Giuseppe Garibaldi! Kapal induk eks-Italia ini memang belum resmi tiba di Indonesia, tetapi keberadaannya sudah mulai menjadi perhatian India. Menurut laporan IDRW pada 9 Agustus 2026, rencana penempatan Garibaldi di Teluk Ratai, Lampung, menjadi salah satu hal yang menarik perhatian karena lokasinya menghadap Selat Sunda dan relatif dekat dengan Kepulauan Andaman dan Nikobar milik India. Lantas, apakah India menganggap Garibaldi sebagai ancaman? jawabnnya Belum tentu / tidak bos,, Hubungan Indonesia dan India justru semakin erat melalui Comprehensive Strategic Partnership dan kerja sama pertahanan yang terus berkembang. Namun dalam geopolitik militer, negara sahabat sekalipun tentu tetap memantau perkembangan kemampuan militer negara lain. Yang membuat Garibaldi menarik bukan hanya kapalnya, tetapi juga potensi pesawat dan helikopter yang akan beroperasi dari atas geladaknya. Salah satunya adalah Bayraktar TB3, UCAV buatan Turki yang dirancang untuk beroperasi dari kapal. Jika dioperasikan dari Garibaldi, TB3 dapat memberikan Indonesia kemampuan pengawasan maritim dan serangan dari laut yang sebelumnya belum dimiliki TNI AL dalam bentuk seperti ini. Garibaldi juga diproyeksikan mengoperasikan AS565 Panther yang memiliki kemampuan peperangan antikapal selam. Dengan posisi strategis Indonesia di Selat Sunda dan akses menuju Samudra Hindia, kehadiran kapal induk ini tentu memiliki implikasi geopolitik tersendiri, khususnya bagi India yang memiliki kepentingan strategis di Andaman dan Nikobar. Menariknya, laporan India juga kembali menyinggung sejarah hubungan Indonesia-Pakistan pada Perang India-Pakistan 1965. Namun tentu saja, konteks geopolitik Indonesia dan India saat ini sudah sangat berbeda. Sementara itu, Indonesia terus mempersiapkan kedatangan Garibaldi yang dijadwalkan pada 20 September 2026. TNI AL telah mengirim sekitar 100 calon awak ke Italia untuk mengikuti pelatihan teori dan praktik. Konsep joint crew dengan personel Angkatan Laut Italia juga dipersiapkan untuk mempercepat transfer pengetahuan. Garibaldi sendiri membutuhkan sekitar 500 awak, sehingga proses pembentukan kemampuan dan pengalaman pengawakannya akan menjadi perjalanan panjang bagi TNI AL. Di Indonesia, fasilitas pendukung di Lampung juga terus dipersiapkan. Nama Giuseppe Garibaldi kemungkinan nantinya akan diganti dengan nama tokoh nasional Indonesia, dengan Gajah Mada dan Panglima Soedirman menjadi nama yang sempat disebut. Bagi TNI AL, kapal ini bukan semata-mata alat invasi. Garibaldi diproyeksikan menjadi salah satu bagian dari perjalanan menuju kemampuan Blue Water Navy, termasuk untuk diplomasi pertahanan, port visit, operasi kemanusiaan, dan operasi militer selain perang. Jadi, apakah India takut terhadap Garibaldi? Mungkin bukan takut. Lebih tepatnya, India sedang menghitung. dampak dan implikasinya ... #KapalIndukIndonesia #GaribaldiIndonesia #TNIAL #MiliterIndonesia #Geopolitik #SamudraHindia #AndamanNikobar