Перейти к содержимому

Jalan Panjang Nasib Penyintas Bencana di Sukabumi

Sukabumi Update

0:00 / 0:00

Jalan Panjang Nasib Penyintas Bencana di Sukabumi

135 просмотров · 2 дня назад
Sukabumi Update
108 тыс. подписчиков
135 просмотров · 2 дня назад
Jika dua kasus ini dilihat dari tingkat daerah, persoalannya jauh lebih besar. Kepala BPBD Kabupaten Sukabumi Eki Radiana Rizki mengatakan, berdasarkan pendataan awal, ada 9.930 rumah yang terdampak bencana dalam beberapa tahun terakhir. Data ini mencakup rumah kategori rusak berat, sedang, dan ringan. Tetapi, setelah diverifikasi tim enumerator, catatan itu mengalami penyempurnaan. Dari 9.930 rumah, 5.360 unit dinyatakan masuk kerusakan ringan, sedang, dan berat. Sementara 4.570 lainnya, tidak termasuk. Angka-angka ini memberikan perspektif lebih luas, dari sekadar masalah di Desa Cidadap dan Bantargadung. Laporan 5.360 rumah hasil verifikasi selanjutnya divalidasi Disdukcapil. Hasilnya menjadi bagian dari penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P). Setelah R3P ditetapkan, dokumen dan data itu menjadi dasar BPBD mengajukan bantuan hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi (RR) kepada BNPB. Seluruh data berasal dari berbagai kejadian dan kondisinya tidak seragam. Sebagian masih menempati rumahnya, ada yang mengungsi mandiri, maupun tinggal bersama keluarga. Kendala utama belum turunnya kepastian relokasi atau perbaikan terletak pada berubahnya jalur bantuan yang diajukan BPBD Kabupaten Sukabumi. Pada Februari 2025, BPBD sebenarnya mengajukan bantuan melalui skema Dana Siap Pakai (DSP) dan mendapat review APIP BNPB pada Juli tahun yang sama. Tetapi setelah rapat tingkat menteri pada September 2025, BNPB mengeluarkan surat perubahan mekanisme dari DSP menjadi hibah RR lewat E-Proposal. Liputan mendalam sukabumiupdate.com telah memotret bagaimana penyintas masih menunggu kepastian di tengah data yang berubah-ubah, jalur bantuan yang berganti, dan janji pembangunan hunian tetap. Baca selengkapnya di halaman teras.id. Penulis: Oksa Bachtiar Camsyah Video Editor: Farhans #sukabumiupdate #sukabumiupdatecom #terasid #berita #news #update #cidadap #bencanacidadap #banjir #longsor #penyintasbencana #sukabumi