Перейти к содержимому

Antrean BBM di Makassar Mulai Landai

Tribun Timur

0:00 / 0:00

Antrean BBM di Makassar Mulai Landai

5 691 просмотр · 14 часов назад
Tribun Timur
9,4 млн подписчиков
5 691 просмотр · 14 часов назад
#tribuntimur #tribunviral #antreanbbm #makassar #mulaimelandai Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR – Antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Makassar mulai menunjukkan tanda-tanda mereda. Pertamina Patra Niaga menyebut, hingga Minggu (13/9/2026) siang, antrean di 15 SPBU sudah mulai landai. Kondisi tersebut terlihat dari antrean kendaraan yang mulai terkendali dan tidak lagi meluber keluar area SPBU. Di SPBU Jl AP Pettarani misalnya, pertigaan Jl Rappocini-Pettarani tak lagi separah sebelumnya. Antrean terlihat tak lagi mengular hingga ratusan meter. Arus lalu lintas juga sudah tak macet parah Pengendara juga disebut mulai mendapatkan pelayanan lebih cepat dibandingkan kondisi sebelumnya. Direktur Pemasaran Ritel PT Pertamina Patra Niaga, Eko Ricky Susanto, mengatakan kondisi itu menjadi perkembangan positif setelah berbagai langkah dilakukan untuk mengurai kepadatan kendaraan di sejumlah titik pengisian BBM. "Alhamdulillah hari ini kami laporkan sampai siang tadi ada 15 SPBU sudah landai. Jadi antreannya tidak sampai ke jalan lagi, hanya di dalam dan itu kita anggap sudah cukup normal," kata Eko saat diwawancarai awak media di Rumah Jabatan Wali Kota Makassar, Jalan Penghibur, Kecamatan Ujung Pandang, Minggu (13/9/2026). Menurut Eko, membaiknya antrean juga mulai dirasakan langsung masyarakat. Pengendara yang sebelumnya harus menunggu berjam-jam kini tidak lagi menghadapi waktu tunggu sepanjang sebelumnya. Ia mengaku sempat berbincang dengan sejumlah konsumen di lapangan. Dari pertemuan tersebut, konsumen menyampaikan kondisi pelayanan mulai lebih nyaman setelah dilakukan pengaturan arus kendaraan. "Rata-rata mungkin di bawah 10 menit juga sudah bisa mengisi," ujarnya. Pertamina berharap kondisi tersebut tidak hanya terjadi sementara. Perusahaan menargetkan antrean yang masih tersisa dapat terus berkurang hingga aktivitas pengisian BBM di SPBU Makassar kembali berjalan normal. Eko mengatakan pihaknya bersama Pemerintah Kota Makassar terus melakukan koordinasi untuk memastikan langkah yang diterapkan benar-benar efektif. Sejumlah strategi juga disusun berdasarkan pemantauan kondisi di lapangan serta masukan dari berbagai elemen masyarakat. Salah satu langkah yang diterapkan adalah kebijakan ganjil-genap. Kebijakan tersebut mulai diberlakukan untuk mengatur pergerakan kendaraan sehingga kepadatan di sekitar SPBU dapat dikendalikan. "Sejak tadi malam sudah dikeluarkan kebijakan ganjil-genap untuk pengaturan, sebenarnya bukan pembatasan tapi pengaturan," kata Eko. Selain pengaturan kendaraan, Pertamina juga mengoptimalkan pelayanan di SPBU. Sekitar 12 SPBU sebelumnya dibuka dengan pelayanan penuh Pertalite untuk memperbesar kapasitas pelayanan dan mempercepat kendaraan keluar dari antrean. Pertamina juga membuka buffer zone selama 24 jam sebagai salah satu strategi untuk membantu mengurai kepadatan. Di tengah antrean yang mulai mereda, Pertamina memastikan persoalan tersebut bukan disebabkan oleh stok BBM yang habis. Pasokan disebut tetap dijaga dan distribusi terus berjalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. "Secara stok aman. Kapal juga akan terus masuk untuk mengirimkan BBM, tidak hanya Pertalite tapi juga semua produk termasuk juga solar," jelas Eko. Mobil tangki juga tetap beroperasi selama 24 jam untuk mendistribusikan BBM dari titik pasokan menuju SPBU. Dengan pola distribusi tersebut, Pertamina berharap tidak terjadi kekosongan stok di tingkat SPBU. Karena itu, masyarakat diminta tidak melakukan pembelian BBM secara berlebihan. Pertamina meminta konsumen membeli sesuai kebutuhan agar kepadatan antrean tidak kembali terjadi. "Yang paling penting digunakan saja sesuai kebutuhan. Tidak perlu berlebihan untuk menggunakan BBM," tegasnya. Kondisi tersebut juga dipantau langsung Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. Ia menyebut sejumlah SPBU sudah tidak lagi dipenuhi antrean kendaraan hingga keluar area. "Saya lihat tadi beberapa memang sudah landai, antreannya sudah di dalam," kata Munafri. Munafri bahkan menerima laporan dari masyarakat yang menunjukkan waktu pelayanan di salah satu SPBU sudah jauh lebih cepat. Seorang warga mengirimkan video yang memperlihatkan kendaraan masuk sekitar pukul 15.01 Wita dan sudah keluar pada pukul 15.09 Wita. "Artinya cuma enggak sampai 10 menit. Alhamdulillah sudah mulai," bebernya. (*) Reporter; Siti Aminah Narator: Rasni Gani Supporting: Aziza Fa Akhira Ramadhani Ayunda Irwan (Mhs Magang PNUP) Editor Video : Sanovra J. R / Nur Andini (Mhs Magang UNM) (TRIBUN-TIMUR.COM) Update info terkini via http://tribun-timur.com/ Follow dan like fanpage Facebook http://bit.ly/FBTribunTimurMks YouTube business inquiries: 081144407111 Follow akun Instagram http://bit.ly/IGTribunTimur Follow akun Twitter http://bit.ly/twitterTribunTimur