Buka Suara, Mollo Dan Amanuban Dukung DOB Amanatun
metro timor
0:00 / 0:00
Buka Suara, Mollo Dan Amanuban Dukung DOB Amanatun
70 просмотров · 9 ч назад
metro timor
6,01 тыс. подписчиков
70 просмотров · 9 ч назад
Dukungan tersebut disampaikan dalam kegiatan panel diskusi Bersama Mengawal Percepatan Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB) Kabupaten Amanatun yang berlangsung di Aula Mutis, Kantor Bupati Timor Tengah Selatan (TTS), Jumat (6/11/2026).
Dalam konferensi pers usai kegiatan, ketiga tokoh swapraja menyatakan komitmen untuk mendukung perjuangan pembentukan Kabupaten Amanatun. Mereka menegaskan bahwa hubungan kekeluargaan antara ketiga wilayah harus tetap dijaga sebagai kekuatan dalam memperjuangkan pemekaran daerah.
Usif Swapraja Amanuban, Pina Nope, mengatakan bahwa Amanatun, Amanuban, dan Mollo memiliki ikatan kekeluargaan yang telah terjalin sejak dahulu. Menurutnya, hubungan historis ketiga wilayah tersebut menjadi landasan penting dalam mendukung perjuangan pembentukan DOB Amanatun.
"Untuk tiga wilayah swapraja, yakni Amanatun, Amanuban, dan Mollo, sebelumnya kami telah bergandengan tangan dan menyatakan satu sikap, yaitu mendukung sepenuhnya perjuangan pembentukan DOB Amanatun," ungkap Pina.
Ia mengatakan, perjuangan selanjutnya dipercayakan kepada pemerintah daerah melalui Pemerintah Kabupaten TTS dan DPRD TTS untuk terus mengawal proses pembentukan DOB Amanatun hingga terwujud.
Pina juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tetap bersatu dan mendukung perjuangan tersebut. Menurutnya, keberhasilan pembentukan Kabupaten Amanatun membutuhkan persatuan ketiga wilayah swapraja serta tetap berada dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Di tempat yang sama, tokoh adat mollo, Res Fobia, mengajak masyarakat agar tidak memandang rencana pemekaran Kabupaten Amanatun sebagai persoalan yang dapat memecah hubungan sosial antarmasyarakat di tiga wilayah swapraja.
"Dari perspektif saya, sebenarnya isu pemekaran ini tidak perlu dipandang sebagai sesuatu yang harus diperdebatkan secara berlebihan. Faktanya, hubungan sosial di antara ketiga wilayah swapraja selama ini sudah terjalin dengan baik," kata Res.
Menurut Res, hubungan kekeluargaan antara masyarakat Amanatun, Amanuban, dan Mollo selama ini telah terjalin dengan baik, termasuk melalui hubungan perkawinan maupun kerja sama dalam berbagai bidang pemerintahan dan kehidupan sosial.
"Masyarakat dari ketiga wilayah tersebut memiliki hubungan kekeluargaan, termasuk melalui perkawinan. Dalam berbagai bidang pekerjaan, baik di lingkungan pemerintahan maupun di tingkat kecamatan, masyarakat dari Mollo dapat bekerja di Amanatun, begitu pula sebaliknya," jelasnya.
Ia menegaskan bahwa pemekaran daerah seharusnya dipandang sebagai upaya menghadirkan desain penataan wilayah yang lebih ideal demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperbaiki pelayanan publik.
"Apabila kemudian ada formulasi baru dalam bentuk pemekaran wilayah dengan hadirnya Kabupaten Amanatun, hal tersebut tidak harus disikapi secara negatif," ungkap Res.
Terkait moratorium pemekaran daerah, Res menjelaskan bahwa terdapat sejumlah persoalan yang menjadi pertimbangan pemerintah pusat, di antaranya keterbatasan kemampuan keuangan negara, dukungan anggaran, kebutuhan desain besar penataan daerah, serta evaluasi terhadap daerah-daerah otonomi baru yang telah terbentuk.
Selain itu, banyaknya usulan pemekaran daerah juga membutuhkan pertimbangan dan perencanaan anggaran yang matang.
Meski demikian, ia meyakini perjuangan pembentukan Kabupaten Amanatun yang telah diupayakan selama belasan tahun oleh panitia dan para tokoh masyarakat harus terus dilanjutkan.
"Karena itu, perjuangan ini harus terus dilanjutkan melalui pertemuan-pertemuan internal, kemudian dikomunikasikan kepada pemerintah pusat. Saya pikir perjuangan politik yang dilakukan secara bersama-sama untuk menghadirkan penataan daerah dan pelayanan publik yang lebih baik akan menjadi perhatian pemerintah," ujarnya.
Res berharap seluruh elemen masyarakat tetap berpandangan positif serta menjaga persatuan dalam mengawal perjuangan pembentukan DOB Amanatun.
#beritaterkini #beritahari #kabarterbaru #news #viral #kabarindonesiaterkini #kotasoe #nttpride #viralvideo