Перейти к содержимому

ASAL USUL DAUN SALAM || ORIGINS AND FACTS OF BAY LEAVES

WINNST CHANNEL

0:00 / 0:00

ASAL USUL DAUN SALAM || ORIGINS AND FACTS OF BAY LEAVES

310 просмотров · 6 мес. назад
WINNST CHANNEL
6,27 тыс. подписчиков
310 просмотров · 6 мес. назад
ASAL USUL DAN FAKTA DAUN SALAM || ORIGINS AND FACTS OF BAY LEAVES Salam is the name of the tree that produces spice leaves used in Indonesian cooking. In English it is known as Indonesian bay-leaf or Indonesian laurel, while its scientific name is Syzygium polyanthum. Bay leaves are used primarily as a cooking spice in a number of countries in Southeast Asia, both for cooking meat, fish, vegetables and rice. These leaves are mixed whole, dry or fresh, and cooked until the food is cooked. This spice provides a distinctive herbal aroma but is not strong. At the market and in the kitchen, salam is often paired with galangal (laos). Greetings spread across Southeast Asia, starting from Burma, Indochina, Thailand, the Malay Peninsula, Sumatra, Kalimantan and Java. This tree is found growing wild in primary and secondary forests, starting from the coast to a height of 1,000 m (in Java), 1,200 m (in Sabah) and 1,300 m above sea level (in Thailand); Most of them are trees forming the lower canopy. Apart from providing a delicious taste, bay leaves are also believed to help reduce the fishy smell of meat and fish. Not only used as a cooking spice, bay leaves also have benefits in traditional medicine. Bay leaves are known to contain chemical compounds such as eugenol, tannins and flavonoids which can help relieve various diseases. Bay leaves can be used to relieve joint pain, toothache, coughs and flu. Apart from that, bay leaves are also believed to help control blood sugar and cholesterol levels in the body. ======================================== Salam adalah nama pohon penghasil daun rempah yang digunakan dalam masakan Nusantara. Dalam bahasa Inggris dikenal sebagai Indonesian bay-leaf atau Indonesian laurel, sedangkan nama ilmiahnya adalah Syzygium polyanthum. Daun salam digunakan terutama sebagai rempah pengharum masakan di sejumlah negeri di Asia Tenggara, baik untuk masakan daging, ikan, sayur mayur, maupun nasi. Daun ini dicampurkan dalam keadaan utuh, kering ataupun segar, dan turut dimasak hingga makanan tersebut matang. Rempah ini memberikan aroma herba yang khas namun tidak keras. Di pasar dan di dapur, salam kerap dipasangkan dengan lengkuas (laos). Salam menyebar di Asia Tenggara, mulai dari Burma, Indocina, Thailand, Semenanjung Malaya, Sumatra, Kalimantan dan Jawa. Pohon ini ditemukan tumbuh liar di hutan-hutan primer dan sekunder, mulai dari tepi pantai hingga ketinggian 1.000 m (di Jawa), 1.200 m (di Sabah) dan 1.300 m dpl (di Thailand); kebanyakan merupakan pohon penyusun tajuk bawah. Selain memberikan rasa yang enak, daun salam juga dipercaya dapat membantu mengurangi bau amis pada daging dan ikan. Tidak hanya digunakan sebagai bumbu masakan, daun salam juga memiliki khasiat dalam pengobatan tradisional. Daun salam diketahui mengandung senyawa kimia seperti eugenol, tanin, dan flavonoid yang dapat membantu meredakan berbagai macam penyakit. Daun salam dapat digunakan untuk meredakan nyeri sendi, sakit gigi, batuk, dan flu. Selain itu, daun salam juga dipercaya dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan kolesterol dalam tubuh. ========================================{ https://id.m.wikipedia.org/wiki/Salam...) https://www.dailynotif.com/humaniora/... https://www.birdsnbees.co.id/manfaat-... Resep Kari Ayam :    • RESEP AYAM KARI   Resep Rendang Tempe:    • RESEP RENDANG TEMPE INSTAN || RENDANG TEMP...   Resep Sayur Lodeh :    • RESEP SAYUR LODEH   #daunsalam #bayleaves #winnstchannel