SINYAL KUAT ! RI AKAN DAPAT LEBIH BANYAK PESAWAT TEMPUR + ANGKUT || RI INDIA JAJAKI KERJASAMA NUKLIR
INDO MAGAZINES (INDOMAGZ)
0:00 / 0:00
SINYAL KUAT ! RI AKAN DAPAT LEBIH BANYAK PESAWAT TEMPUR + ANGKUT || RI INDIA JAJAKI KERJASAMA NUKLIR
35 937 просмотров · 8 дней назад
INDO MAGAZINES (INDOMAGZ)
1,04 млн подписчиков
35 937 просмотров · 8 дней назад
SINYAL KUAT ! RI AKAN DAPAT LEBIH BANYAK PESAWAT TEMPUR + ANGKUT || RI INDIA JAJAKI KERJASAMA NUKLIR
Dua kabar besar pertahanan dan geopolitik Indonesia kembali bikin penasaran! Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin memberi sinyal bahwa ke depan Indonesia akan memperkuat armada udara dengan lebih banyak pesawat tempur dan pesawat angkut. Pemerintah juga ingin membangun kemampuan perawatan dan pemeliharaan sendiri di dalam negeri.
Setelah GMF AeroAsia menyelesaikan modernisasi berat Hercules C-130H A-1319, PTDI dan GMF didorong menjadi bagian penting ekosistem MRO pesawat militer. Rafale menjadi kandidat paling jelas karena Indonesia sudah memesan 42 unit, sementara A400M memperkuat kemampuan angkut strategis TNI AU. Namun, jenis pesawat lain belum bisa dipastikan hanya dari sinyal terbaru Menhan.
Pusat perhatian berikutnya adalah Bandara Kertajati, Majalengka. Fasilitas ini diarahkan untuk mendukung pemeliharaan pesawat TNI AU, bukan hanya Hercules dan pesawat angkut, tetapi secara bertahap juga pesawat tempur. Targetnya adalah membangun SDM, fasilitas, teknologi, dan kemampuan MRO dalam negeri agar ketergantungan pada fasilitas asing terus berkurang.
Kabar kedua datang dari India. Dubes India untuk Indonesia Sandeep Chakravorty menyatakan India siap mendukung program nuklir Indonesia. Namun yang dibahas adalah pemanfaatan nuklir sipil untuk tujuan damai, bukan senjata nuklir. Kerja sama mencakup riset, SDM, keselamatan, regulasi, teknologi, kedokteran nuklir, pertanian, industri hingga pengelolaan air.
Apakah Indonesia sedang membangun dua fondasi strategis sekaligus: kekuatan udara lebih besar dan ekosistem nuklir yang makin mandiri? Simak sampai akhir!
#Indonesia #TNI #TNIAU #Rafale #Kertajati #GMF #PTDI #Nuklir #India #Prabowo