Перейти к содержимому

Kasih yang Tiada Mendua

Junison Zaib

0:00 / 0:00

Kasih yang Tiada Mendua

297 просмотров · 5 дней назад
Junison Zaib
261 подписчик
297 просмотров · 5 дней назад
KASIH YANG TIADA MENDUA — Lagu Melayu Religi Terinspirasi Surah Al-An’am “Kasih Yang Tiada Mendua” adalah lagu Melayu religi dan lagu refleksi spiritual yang terinspirasi Surah Al-An’am. Dibawakan dalam nuansa senandung Melayu yang hangat, lagu ini mengajak kita menjaga tauhid, iman, amanah, maruah, budi bahasa, persaudaraan, dan kasih kepada sesama di tengah dunia yang terus berubah. “Hidup dan mati hanya untuk Allah.” Itulah pesan utama Kasih Yang Tiada Mendua. Di tengah derasnya informasi, perubahan budaya, kehidupan di rantau, mengejar harta dan kuasa, serta perbedaan pandangan, hati jangan sampai kehilangan arah. Dunia boleh semakin dekat, tetapi jangan sampai manusia semakin jauh dari Allah dan dari sesamanya. Lagu ini juga menjadi refleksi bagi masyarakat Melayu di Indonesia, Malaysia, Brunei, Singapura, negeri-negeri serumpun, serta anak cucu Melayu yang hidup jauh di rantau dunia. Bahasa mungkin berubah, tetapi budi, maruah, iman, kasih dan amanah janganlah pudar. Lirik Refleksi: Junison Zaib Inspirasi: Surah Al-An’am Tema: Tauhid, Melayu serumpun, amanah, maruah, budi bahasa, rantau, persaudaraan dan kehidupan modern. Jika lagu ini menyentuh hati, silakan LIKE, SUBSCRIBE dan SHARE kepada keluarga serta sahabat. Tuliskan juga di kolom komentar: Anda mendengarkan lagu ini dari daerah atau negara mana? LIRIK LENGKAP KASIH YANG TIADA MENDUA [Verse 1] Oh... kasih yang tiada mendua Ya Allah... teduhkan jiwa Pimpin hati dalam cahaya-Mu Hidup dan mati hanya untuk-Mu Laut membiru, sungai mengalir Alam Melayu indah berseri Langit, bumi, malam dan siang Menjadi tanda kuasa Allah [Pre-Chorus] Ya Allah, peliharalah hati Jangan dunia kalahkan nurani Di kampung, kota, negeri orang Jangan kasih menjadi mendua [Chorus] Pimpin kami pada kasih tiada mendua Jangan hati tunduk pada harta dan kuasa Hidup dan mati hanya untuk Allah Pelihara kami dalam rahmat-Mu Di tanah sendiri, di negeri seberang Walau berjauhan, tetap bersaudara Berlainan tempat, berlainan jalan Iman dan amanah jangan hilang [Verse 2] Anak cucu membesar di kota Ada yang lahir di negeri orang Bahasa ibunda makin jarang Namun budi jangan menghilang Adat dijaga, maruah dipelihara Budi bahasa menjadi cahaya Di mana bumi kita berpijak Hormati tempat, jangan lupa asal Dunia kini dekat di mata Namun hati boleh semakin jauh Berita dusta berlari deras Mendahului suara nurani Kerana pandangan berlainan Jangan mudah menjadi berjarak Kebenaran tak perlu kebencian Teguh di benar, jangan melukai [Short Chorus] Pimpin kami pada kasih tiada mendua Jangan hati tunduk pada harta dan kuasa Hidup dan mati hanya untuk Allah Pelihara kami dalam rahmat-Mu [Bridge] Jangan kuasa membutakan mata Jangan harta menyesatkan jiwa Segala yang ada hanyalah amanah Bimbing kami menjaganya Kekayaan bukan kemuliaan Jika hati menjauh dari Allah Nama besar bukan kebanggaan Jika saudara hidup kesusahan Yang kuat bantulah yang lemah Yang berlebih, ikhlaslah memberi Walau dunia berubah arah Jangan hati menjauh dari Allah [Final Chorus] Pimpin kami pada kasih tiada mendua Berani teguh pada jalan yang benar Hidup dan mati hanya untuk Allah Pelihara kami dalam rahmat-Mu Dari Nusantara ke negeri seberang Sampai jauh ke rantau dunia Walau negara dan tempat berlainan Rasa serumpun janganlah sirna Walau bahasa berubah di bibir Budi dan maruah janganlah pudar Adat, iman, kasih dan amanah Bawalah bersama dalam tiap langkah Serumpun bukan untuk berbangga Tetapi untuk saling mengasihi Satukan hati dalam rahmat-Mu Tuntun kami kembali kepada-Mu [Outro] Ya Allah... peliharalah negeri Pelihara anak cucu di mana pun Biar dunia terus berubah Jangan hati kehilangan arah Doa kami... langkah kami Hidup dan mati kami Hanya untuk Allah Hanya untuk Allah Semoga “Kasih Yang Tiada Mendua” menjadi pengingat bahwa kemajuan, harta, kuasa, rantau dan perubahan zaman tidak boleh mengambil tempat Allah di dalam hati. #KasihYangTiadaMendua #LaguMelayu #LaguMelayuReligi #SurahAlAnam #LaguIslami #SenandungMelayu #MelayuSerumpun #JunisonZaib