Перейти к содержимому

PEDOMAN KHOTBAH IBAS CAKAP KARO II Hari Minggu Paska VI Tahun A 10 Mei 2026

DEVISI Evangelisasi KAM

0:00 / 0:00

PEDOMAN KHOTBAH IBAS CAKAP KARO II Hari Minggu Paska VI Tahun A 10 Mei 2026

238 просмотров · 4 месяца назад
DEVISI Evangelisasi KAM
1,47 тыс. подписчиков
238 просмотров · 4 месяца назад
#KhotbahKaro #Karo #Katolik #evangelisasi #Kapusin #SSCC #StDamianLauBaleng #ParokiStaMariaRatuRosariTanjungSelamatMedan #SFDMaryHomeBerastagi #SFDMariaRatuDamaiKabanjahe #KomevKAM #Conventual #ParokiStYosepDelitua #ParokiStFransiskusAsisiTigaBinaga #ParokiSantaPerawanMariaKabanjahe #ParokiSangPenebusBandarBaru #StasiStPaulusKandibata #STPStBonaventuraDelituaKAM #@maiasginting6649 #RPAdrianusSembiringOFMCap #PPaulusHalekBereSS.CC #RP EriksendOkripoSitepuOFMConv #‪@psalmenhatopanmasmurpengaloi‬ Pekerjaan Cinta Dua suku sedang bermusuhan di pegunungan Andes. Suku yang tinggal di atas gunung menyerang suku yang tinggal di kaki gunung. Mereka menculik seorang bayi dan membawanya ke gunung. Masyarakat di kaki gunung tidak mampu mendaki gunung yang curam itu. Mereka tidak tahu jalan dan juga tidak tahun ke mana perginya penculik tersebut. Tapi mereka mengutus sekolompok petarung terbaik untuk mendaki gunung dan membawa pulang si bayi. Kelompok ini berusaha sekuat tenaga mendaki gunung, mencoba jalan ini dan jalan itu. Hasilnya hanya ratusan meter saja. Karena putus asa, mereka putuskan untuk kembali ke kampung dengan tangan hampa. Tapi pada saat itu juga mereka tercengang dan menganga melihat ibu si bayi berjalan ke arah mereka turun dari puncak gunung. Si ibu menggendong bayinya dengan mantap. Seorang dari kelompok petarung ini bertanya kepada si ibu, “Kami ini adalah kelompok petarung yang handal, namun tidak berhasil mendaki gunung. Bagaimana ibu bisa mendakinya dan berhasil membawa bayi ini pulang?” Sambil mengangkat bahu, si ibu berkata, “Dia bukan bayimu.” Kekuatan cinta sangat dahsyat. Cinta akan melakukan segalanya demi orang yang dicintai. Yesus pergi kepada Bapa. Tetapi Yesus sang cinta tahu bahwa para muridNya takkan mampu berjalan sendiri tanpa Dia. Maka, dia meminta kepada Bapa untuk memberikan kepada mereka seorang Penolong yang lain, yaitu Roh Kebenaran untuk menyertai para murid. Yesus akan datang kembali. Pada waktu itulah akan menjadi nyata dan jelas bahwa Yesus ada di dalam Bapa, para murid ada di dalam Yesus dan Yesus ada di dalam para murid. Inilah dinamika cinta. Orang yang mengasihi Yesus memegang dan melakukan perintahNya. Orang yang mengasihi Yesus dikasihi oleh Bapa, dan Yesus pun mengasihi dia dan akan menyatakan diriNya kepadanya. Cinta adalah cinta bila menjalankan perintah cinta demi cinta. Cinta adalah relasi Allah Bapa dan Putera yang saling memberi. Relasi ini menghasilkan energi kasih, yakni Roh Kudus. Allah dikenal dan dialami hanya ketika sedang mengasihi demi kasih, bukan mengasihi dengan motif lain. Simak dengan baik kisah ini. Seorang lelaki pergi ke sebuah restoran membeli 9 potong ayam goreng. Agak tergesa-gesa Ia membawa ayam gorengnya ke taman, untuk dinikmati bersama kekasihnya di bawah sinar rembulan yang romantis. Ketika membuka bungkusan, lelaki itu terkejut melihat uang sebanyak 10 juta rupiah dalam bungkusan tersebut. Dia mengembalikan uang itu dan meminta ayam goreng sebagai gantinya. Pemilik restoran, merasa kagum atas kejujuran si pemuda, menanyakan namanya dan mengatakan hendak menelpon wartawan surat kabar dan stasiun televisi agar membuat cerita tentang dia. Ia akan menjadi pahlawan kejujuran dan moral yang akan mengilhami yang lain! Namun laki-laki yang sedang lapar itu menolaknya. "Kekasihku sedang menunggu. Aku hanya ingin ayam gorengku." Pemilik restoran semakin kagum atas sikap si lelaki yang begitu rendah hati. Ia memohon agar diijinkan menceritakan kejadian itu kepada wartawan. Pada saat itulah si lelaki jujur menjadi marah dan meminta ayam gorengnya. "Aku tidak mengerti" kata pemilik restoran. "Anda adalah satu-satunya lelaki jujur di tengah dunia yang tidak jujur! Ini merupakan suatu kesempatan yang baik untuk mengatakan kepada dunia bahwa masih ada orang-orang jujur yang mau bertindak benar. Saya mohon, beritahukan nama Anda dan juga nama wanita itu. Apakah ia istrimu?" "Itulah masalahnya," kata si lelaki. "Istriku ada di rumah. Wanita di dalam mobil itu adalah kekasihku. Sekarang berikan ayamku agar aku dapat pergi dari sini." Roh Kudus selalu menyertai perjalanan gereja hingga kehidupan abadi. Roh Kebenaran ini menjamin kebenaran Gereja kita hingga akhir. Gereja pasti bertahan dan selalu relevan bagi kehidupan bila selalu dikuasai oleh Roh Kasih untuk menopang kehidupan, berbagi dan saling menyemangati. Yesus tidak akan pernah meninggalkan gerejanya. Sambil menjalankan perintah kasih, kita dengan tekun menantikan kedatangan pasti Tuhan kita Yesus Kristus. Pada saat kedatanganNya kembali yang jaya, realitas Tritunggal Mahakudus akan dilihat, diketahui dan dialami secara sempurna. Dengan menjalankan perintah kasih, menanti bukanlah hal yang membosankan, tapi sebaliknya, menunggu adalah pekerjaan yang mengasyikkan dan menyegarkan karena kita lakukan segala kebaikan cinta untuk menantikan kedatangan Tuhan yang jaya, kejayaan kita sendiri sebagai makhluk ciptaan Allah yang sungguh amat baik adanya. Amin.