Перейти к содержимому

2030: Apa yang Diharapkan UNESCO dan Gereja dari Masa Depan Al-Maghtas?

Inspirasi Paus Leo I-XIV

0:00 / 0:00

2030: Apa yang Diharapkan UNESCO dan Gereja dari Masa Depan Al-Maghtas?

55 просмотров · 13 дней назад
Inspirasi Paus Leo I-XIV
351 подписчик
55 просмотров · 13 дней назад
2030: Apa yang diharapkan UNESCO dan Gereja dari masa depan Al-Maghtas? Menuju peringatan 2.000 tahun Pembaptisan Yesus di Sungai Yordan, Al-Maghtas menghadapi tantangan besar. Museum, jalan, fasilitas peziarah, dan berbagai pengembangan dapat membuat kawasan ini semakin mudah dikunjungi dan semakin hidup secara ekonomi. Namun, apakah Al-Maghtas juga akan semakin bermakna? Video ini membedakan tiga ranah penting. UNESCO berfokus pada perlindungan Warisan Dunia, keaslian, keutuhan, lanskap, Outstanding Universal Value, serta pengendalian dampak pembangunan dan pengunjung. Gereja memiliki perhatian berbeda: menghidupi makna spiritual Al-Maghtas melalui iman, doa, liturgi, ziarah, pengajaran, dan pembaruan makna Pembaptisan. Sementara Yordania memiliki tanggung jawab atas kedaulatan, hukum, administrasi, keamanan, dan pengelolaan kawasan. Ketiganya tidak harus memiliki mandat yang sama. Justru perbedaan tanggung jawab itu dapat saling melengkapi. Menuju 2030, pertanyaannya bukan UNESCO atau Gereja, tetapi bagaimana warisan tetap utuh, iman tetap hidup, dan pembangunan tetap bertanggung jawab. Karena sebuah tempat suci dapat kehilangan masa lalunya jika tidak dilindungi. Tetapi ia juga dapat kehilangan jiwanya jika maknanya tidak lagi dihidupi. #InspirasiPausLeo #InspirasiPausLeoXIV #Serial2030 #2030 #AlMaghtas #BethanyBeyondTheJordan #SungaiYordan #PembaptisanYesus #BaptismOfJesus #Yordania #Jordan #UNESCO #WarisanDunia #WorldHeritage #OutstandingUniversalValue #GerejaKatolik #Gereja #TakhtaSuci #HolySee #TempatSuci #HolySite #ZiarahKristiani #ChristianPilgrimage #WarisanKristen #WarisanBudaya #SejarahKekristenan #PelestarianWarisan #PelestarianLingkungan #WisataReligi #Christianity